Bibit yang diberikan terdiri dari bayam, kangkung, dan sawi hijau. Ketiga jenis sayuran tersebut dipilih karena memiliki masa pertumbuhan relatif singkat.

Tanaman diperkirakan dapat dipanen dalam waktu sekitar 3 hingga 5 minggu, sehingga warga tidak perlu menunggu terlalu lama untuk memperoleh hasil dari kebun pangan rumah tangga.

Hasil panen nantinya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sayuran keluarga sekaligus membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga.

Iklan

KKN Tematik Undana Dorong Kemandirian Pascabencana

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Tematik Undana, Maria K.D. Sambang, M.M., mengatakan program tersebut dirancang berdasarkan hasil pengamatan langsung tim terhadap kebutuhan masyarakat pascabencana.

“Program ini dilakukan atas hasil pengamatan tim KKNT Manggarai agar ibu-ibu tidak bergantung pada bantuan pangan semata. Dengan kebun mandiri, harapannya masyarakat bisa memanen sayur sendiri dalam hitungan minggu. Irigasi tetes adalah kuncinya karena air yang tersedia sangat terbatas,” ujar Maria.

Menurutnya, keterampilan budidaya pangan dengan teknologi hemat air menjadi bagian penting dalam proses pemulihan masyarakat setelah bencana.

Ketergantungan terhadap bantuan logistik dari luar, ditambah keterbatasan pasokan air bersih, berpotensi memperpanjang kerentanan ekonomi dan persoalan pemenuhan gizi keluarga.