Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Debut tersebut berlangsung dramatis. Messi hanya berada di lapangan kurang dari satu menit sebelum menerima kartu merah. Meski demikian, Argentina tetap berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 2-1.
Kartu merah pada laga debut tidak membuat kepercayaan terhadap Messi hilang. Pelatih Argentina saat itu, Jose Pekerman, tetap memberikan kesempatan kepada pemain yang kemudian berkembang menjadi salah satu pesepakbola terbaik sepanjang masa tersebut.
Namun, perjalanan Messi bersama Argentina tidak selalu dipenuhi kesuksesan.
Messi sempat mengalami kegagalan dalam empat final bersama Argentina. La Albiceleste kalah pada final Copa America 2007, Copa America 2015, Copa America 2016, serta final Piala Dunia 2014.
Situasi berubah drastis mulai 2021.
Messi akhirnya berhasil mengangkat trofi Copa America 2021 bersama Argentina. Kesuksesan itu menjadi titik balik luar biasa dalam karier internasionalnya.
Dua tahun kemudian, Messi membawa Argentina menjadi juara Piala Dunia 2022 di Qatar. Ia kembali merasakan gelar Copa America pada 2024.
Dengan rentetan gelar tersebut, Messi akhirnya mampu menuntaskan penantian panjang untuk menghadirkan trofi utama bagi Argentina.
Selama membela Timnas Argentina, Messi tercatat tampil dalam 207 pertandingan dan mencetak 125 gol.
Messi Selalu Ingin Membuat Rakyat Argentina Bangga
Di balik kesuksesannya, Messi mengungkapkan bahwa perjuangannya bersama Timnas Argentina bukan semata-mata untuk mengejar trofi.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan