Jakarta, RakyatNTT.ID – Pemerintah Kota Kupang meraih dua penghargaan sekaligus dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI bersama TV One di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Dua penghargaan tersebut masing-masing adalah Terbaik III kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan tingkat kota serta Terbaik II kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah tingkat kota untuk Regional Maluku, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), dan sekitarnya.

Capaian tersebut tidak hanya berupa penghargaan. Pemerintah Kota Kupang juga memperoleh dukungan konkret yang dapat diarahkan untuk kepentingan masyarakat.

Iklan

Pada kategori layanan kesehatan, Kota Kupang mendapatkan insentif fiskal sebesar Rp1 miliar. Sementara pada kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah, Kota Kupang memperoleh alokasi 250 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk mendukung program bedah rumah.

Christian Widodo Terima Penghargaan Langsung

Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo hadir langsung dalam acara tersebut untuk menerima penghargaan kategori kesehatan yang diserahkan Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifki Nizami Karsayuda.

Sementara penghargaan kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah diserahkan oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait.

Acara tersebut turut dihadiri Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mukti, Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI Muhammad Jumhur Hidayat, Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Letjen TNI Lodewik Frederick Paulus, para wakil menteri, pejabat kementerian/lembaga, gubernur, Forkopimda provinsi, serta para bupati dan wali kota dari Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku dan Maluku Utara.

Dua penghargaan tersebut menempatkan Kota Kupang sebagai salah satu daerah yang memperoleh pengakuan atas kinerja pemerintah daerah dalam sektor pelayanan dasar, khususnya kesehatan dan penyediaan hunian layak.

Kota Kupang Terbaik III Layanan Kesehatan

Pada kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan tingkat kota, Kota Bima meraih Terbaik I, Kota Mataram Terbaik II, dan Kota Kupang Terbaik III.

Penilaian mencakup sejumlah indikator, antara lain akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), sanitasi layak, ketersediaan fasilitas kesehatan sesuai standar, pemeriksaan kesehatan gratis, serta inovasi pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang inklusif dan berdampak.

Untuk kategori yang sama di tingkat provinsi, Nusa Tenggara Timur meraih Terbaik I, sedangkan Maluku Utara berada di posisi Terbaik II.

Penghargaan tersebut sekaligus memberikan insentif fiskal senilai Rp1 miliar bagi Kota Kupang.

Dapat 250 Unit BSPS untuk Program Bedah Rumah

Kota Kupang juga meraih Terbaik II kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah tingkat kota.

Posisi pertama diraih Kota Mataram, sedangkan Kota Ternate berada di posisi ketiga.

Atas capaian tersebut, Kota Kupang mendapatkan alokasi 250 unit BSPS yang dapat digunakan untuk mendukung program bedah rumah bagi masyarakat.

Kategori ini menilai komitmen dan kinerja pemerintah daerah dalam mempercepat penyediaan hunian layak. Aspek yang dinilai antara lain dukungan kebijakan daerah, percepatan penyediaan perumahan, tata kelola pembangunan permukiman, serta inovasi dan kolaborasi dalam menghadirkan solusi perumahan yang memberikan dampak bagi masyarakat.

Tito Karnavian: Kesehatan dan Perumahan Jadi Kewajiban Pemda

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dalam sambutannya menegaskan bahwa pendidikan, kesehatan, dan perumahan merupakan bagian dari standar pelayanan minimal yang menjadi kewajiban pemerintah daerah.

Menurut Tito, proses penilaian dilakukan secara objektif dengan melibatkan kementerian terkait. Karena itu, penghargaan tersebut tidak hanya menjadi bentuk pengakuan terhadap kinerja pemerintah daerah, tetapi juga menjadi pemacu untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 juga dirancang agar penghargaan tidak berhenti pada pemberian trofi. Sejumlah kategori disertai dukungan nyata berupa insentif fiskal maupun program pemerintah pusat untuk memperkuat pelayanan dasar masyarakat.

Pemimpin Redaksi TV One Lalu Mara Satriawangsa mengatakan apresiasi tersebut diharapkan mendorong pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kreativitas, inovasi, dan kerja keras dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Penghargaan atau apresiasi ini bukan akhir dari sebuah pengabdian,” demikian pesan yang disampaikan dalam acara tersebut.

Christian Widodo: Penghargaan Harus Kembali kepada Masyarakat

Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo menegaskan bahwa penghargaan tersebut tidak boleh dimaknai sekadar sebagai pencapaian pemerintah daerah.

“Penghargaan ini bukan sekadar trofi. Lebih dari itu, ini adalah dorongan bagi kami untuk memastikan pelayanan kesehatan semakin dekat dengan masyarakat dan terus berkembang sesuai kebutuhan warga,” ujarnya.

Menurut Christian, ukuran keberhasilan pelayanan publik pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh jumlah fasilitas atau program yang dimiliki pemerintah, tetapi juga dampaknya terhadap kehidupan masyarakat.

“Pelayanan kesehatan pada akhirnya bukan hanya tentang berapa banyak fasilitas yang dibangun, tetapi tentang seberapa banyak masyarakat yang merasa dilayani, terlindungi dan tidak ditinggalkan,” katanya.

Ia menegaskan, dua penghargaan tersebut sekaligus menjadi tanggung jawab bagi Pemkot Kupang untuk menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, capaian tersebut memiliki arti strategis karena menyentuh dua kebutuhan mendasar masyarakat, yakni hak memperoleh pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau dan hak mendapatkan tempat tinggal yang layak.

“Kalau hari ini kita mendapat penghargaan, besok pekerjaan kita justru semakin besar. Karena penghargaan ini harus kembali kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan yang lebih baik,” tegasnya.

Selain kategori kesehatan dan Implementasi Program 3 Juta Rumah, Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 juga memberikan penghargaan pada kategori Akses dan Pelayanan Pendidikan serta Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri. (*/rnc)