Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Dalam kegiatan tersebut, para pengurus kelompok dan pelaku ekonomi kreatif turut terlibat aktif dalam berbagai sesi presentasi dan diskusi.
Materi penguatan disampaikan sejumlah tenaga ahli dari Jakarta, yakni Dr. Firdaus Basbeth dan Fitri Safira, serta peneliti BRIN Evert Hosong.
Materi yang diberikan diarahkan untuk meningkatkan kapasitas pengurus dan pelaku usaha agar potensi kenari tidak hanya dipandang sebagai hasil perkebunan masyarakat, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi yang memiliki daya saing.
Keterlibatan perangkat daerah dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara pemerintah, kelompok masyarakat, pelaku ekonomi kreatif dan lembaga nonpemerintah.
Pemkab Alor Apresiasi Dukungan WVI-ADP
Kepala Bapperida Kabupaten Alor, Dominikus Salmau, ST., MAP, melalui Plh. Kepala Bapperida Irfan Panara, S.Sos., MAP, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurut Panara, kerja sama antara lembaga pemerintah dan pihak swasta maupun lembaga nonpemerintah memiliki peran penting dalam mendorong pembangunan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Alor, kata dia, bersyukur dengan adanya dukungan WVI-ADP yang menjalankan proyek pemberdayaan di Alor.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan