Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Meski demikian, pelanggan yang sudah ada di Kota Kupang tetap menjadi perhatian. Perumda berkomitmen menjaga agar distribusi air tidak mengalami gangguan serius selama musim kemarau.
Berbagai langkah teknis pun terus dilakukan, termasuk memperbaiki jaringan pipa yang mengalami kebocoran serta mengoptimalkan kinerja pompa pada sumber-sumber air yang masih tersedia.
Langkah tersebut menjadi penting mengingat ancaman kemarau panjang dan El Nino berpotensi memberikan tekanan terhadap ketersediaan air.
Debit Air Oenesu dan Oetona Mulai Menunjukkan Penurunan
Jony mengungkapkan, kondisi sejumlah sumber air saat ini masih relatif aman karena belum mengalami penurunan kapasitas secara signifikan.
Namun, tanda-tanda penurunan debit mulai terlihat pada sumber air Oenesu dan Oetona.
“Memang belum ada penurunan yang begitu maksimal, namun kita upayakan untuk memaksimalkan pada pompa,” jelasnya.
Kedua sumber air tersebut menjadi salah satu perhatian utama Perumda dalam menghadapi puncak musim kemarau.
Selain mengoptimalkan pompa, Perumda juga menerapkan strategi pengaturan distribusi. Jadwal penyaluran air yang sebelumnya dilakukan tiga kali sehari dapat dikurangi menjadi dua kali sehari sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan air.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan