Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
GMNI Sumba Barat mengapresiasi Polres Sumba Barat yang telah menerima lima poin tuntutan dan membuka ruang untuk bersama-sama mengawal penanganan perkara tersebut.
Namun, GMNI menegaskan bahwa diterimanya tuntutan bukan berarti pengawalan terhadap perkara tersebut berakhir.
Sebaliknya, organisasi mahasiswa tersebut menyebut penerimaan tuntutan menjadi awal untuk memastikan komitmen yang disampaikan dapat diwujudkan melalui langkah nyata.
GMNI Sumba Barat menyatakan akan terus mengawal perkembangan perkara tersebut secara konstitusional, kritis, dan objektif.
Pengawalan itu, kata Astri, dilakukan tanpa membela pihak mana pun yang nantinya terbukti melakukan tindak pidana dan tetap menghormati asas praduga tak bersalah.
“Audiensi hari ini bukan akhir dari perjuangan. Ini adalah awal dari pengawalan bersama. Kami akan terus memantau prosesnya agar hukum berjalan, korban terlindungi, dan tidak ada pihak yang berada di atas hukum,” tutup Astri. (rnc29)




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan