Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Bantuan tersebut disalurkan Human Initiative melalui dukungan CSR PT Freeport Indonesia. Selain tenda, para siswa juga mendapatkan bantuan berupa tas, alat tulis, dan berbagai perlengkapan sekolah.
Dari hasil peninjauan, sejumlah fasilitas sekolah diketahui mengalami kerusakan. Ruang kurikulum mengalami retakan, demikian pula kapela. Kerusakan juga terjadi pada sejumlah bagian plafon dan atap yang mengalami kebocoran.
Menanggapi kondisi tersebut, Gubernur Melki langsung meminta jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi NTT segera turun melakukan asesmen terhadap seluruh bangunan dan fasilitas sekolah yang terdampak gempa.
Kepala Sekolah: Kehadiran Pemimpin Menguatkan
Kepala SMA Katolik Syuradikara, Bruder Kristianus Riberu, SVD, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Gubernur NTT beserta jajaran Pemerintah Provinsi NTT.
Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah keluarga besar Syuradikara memberikan penguatan sekaligus semangat untuk bangkit setelah menghadapi dampak gempa.
“Kehadiran pemimpin datang kepada kami untuk menguatkan kami, keluarga besar Syuradikara, agar terus melangkah dan bangkit,” ungkap Bruder Kristianus.
Ia menjelaskan, dampak gempa tidak hanya dirasakan sekolah. Sekitar 40 siswa SMA Katolik Syuradikara juga diketahui memiliki rumah keluarga yang mengalami kerusakan berat.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan