Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Waikabubak, RakyatNTT.ID – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Sumba Barat menyatakan keprihatinan serius terhadap kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur yang diduga melibatkan seorang oknum guru sekolah dasar di Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ketua GAMKI Sumba Barat, Semuel Dato Mesa, mengatakan kekerasan seksual terhadap anak merupakan persoalan serius yang tidak hanya berkaitan dengan hukum, tetapi juga menyangkut kemanusiaan, pendidikan, moral, dan masa depan anak.
“Anak-anak berada dalam posisi yang rentan dan seharusnya mendapatkan rasa aman, perlindungan, pendidikan, kasih sayang, serta lingkungan yang bebas dari segala bentuk kekerasan dan eksploitasi seksual,” kata Semuel saat dihubungi, Jumat (11/9/2026).
GAMKI Sumba Barat, kata Semuel, mengutuk setiap bentuk kekerasan seksual terhadap anak, siapa pun yang diduga menjadi pelakunya.
Menurut dia, sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh, membangun karakter, dan mempersiapkan masa depan.
Namun, Semuel menegaskan bahwa sikap tersebut tidak berarti GAMKI mengabaikan asas praduga tak bersalah terhadap pihak yang sedang menjalani proses hukum.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan