Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kalabahi, RakyatNTT.ID – Kepedulian terhadap pendidikan anak usia dini di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditunjukkan Enny Anggrek, SH dengan memberikan bantuan 50 kursi kepada TK PAUD PI FELA WIKIKA di Desa Fanating, Kecamatan Teluk Mutiara.
Bantuan tersebut diserahkan dan diterima langsung oleh Ketua Komite TK PAUD PI FELA WIKIKA, Simeon Malaipada, didampingi penyelenggara sekolah serta disaksikan para orang tua anak didik, Senin (31/8/2026) sore.
Enny Anggrek mengatakan, bantuan 50 kursi tersebut merupakan bentuk kepeduliannya terhadap dunia pendidikan, khususnya pendidikan anak usia dini di Kabupaten Alor.
Menurut mantan Ketua DPRD Alor itu, pihak sekolah sebelumnya telah menyampaikan kebutuhan fasilitas kepada dirinya. Karena memiliki kesempatan dan kemampuan untuk membantu, Enny kemudian memberikan bantuan sesuai kebutuhan sekolah.
“Mereka, dalam hal ini pihak sekolah, menghubungi saya. Kebetulan dengan berkat yang ada, saya membantu menyumbangkan apa yang bisa saya berikan sesuai dengan kebutuhan sekolah mereka,” ujar Enny.
Fasilitas Sekolah Masih Terbatas
Enny menilai anak-anak yang belajar di TK PAUD PI FELA WIKIKA memiliki semangat belajar yang tinggi. Namun, keterbatasan ekonomi sebagian orang tua membuat pembangunan dan pemenuhan fasilitas sekolah masih banyak mengandalkan swadaya masyarakat.
Ia menyebut para orang tua telah berupaya membangun dua unit ruangan sekolah secara swadaya. Pihak sekolah dan masyarakat juga telah menyampaikan kebutuhan tersebut kepada pemerintah daerah.
Namun, sejauh ini bantuan yang diterima baru berupa bantuan sukarela dari Bupati Alor sebesar Rp2,5 juta.
“Begitu pun ke lembaga DPRD, tetapi belum ada respons,” kata Enny.
Selain kursi, TK PAUD PI FELA WIKIKA masih membutuhkan sejumlah fasilitas pendukung untuk menunjang proses pembelajaran. Kebutuhan tersebut antara lain gedung sekolah, meja belajar, peralatan bermain serta seragam olahraga bagi anak-anak.
Enny berharap pemerintah daerah maupun pihak lain yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan dapat ikut mengambil bagian dalam memenuhi kebutuhan sekolah tersebut.
“Saya berharap pemerintah ataupun kepada siapa saja yang berbaik hati bisa memenuhi kebutuhan mereka, sehingga lembaga itu bisa menjalankan kegiatan belajar dengan aman dan memenuhi standar pendidikan yang ada,” tuturnya.
Sembilan Orang Kelola TK PAUD PI FELA WIKIKA
Saat ini, TK PAUD PI FELA WIKIKA memiliki sembilan orang yang terlibat dalam pengelolaan lembaga pendidikan tersebut.
Mereka terdiri dari empat tenaga pendidik, ketua komite, pengelola serta seorang tenaga keamanan.
Ketua Komite TK PAUD PI FELA WIKIKA, Simeon Malaipada, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Enny Anggrek atas bantuan yang telah diberikan kepada sekolah.
“Syalom, terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Enny karena sudah membantu kami. Kiranya semua kebaikan Ibu diperhitungkan oleh Yang Maha Kuasa,” ujar Simeon.
Simeon berharap Enny Anggrek tidak hanya membantu melalui bantuan fasilitas, tetapi juga dapat menjadi jembatan bagi pihak sekolah untuk mendapatkan dukungan dari para donatur maupun jaringan relawan yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan anak-anak.
Enny Anggrek Dinobatkan sebagai Mama Asuh
Dalam kesempatan tersebut, pihak komite, pengelola sekolah dan para orang tua anak didik memberikan apresiasi khusus kepada Enny Anggrek.
Sebagai bentuk rasa terima kasih atas kepedulian dan bantuan yang diberikan, Enny Anggrek, SH kemudian dinobatkan sebagai orang tua atau Mama Asuh bagi anak-anak TK PAUD PI FELA WIKIKA.
“Sebagai bentuk apresiasi dan terima kasih kami, jika berkenan hati kepada Ibu, kami menobatkan Ibu Enny Anggrek, SH sebagai Mama Asuh dari sekolah kami. Semua kekurangan dan kebutuhan kami, kami tidak bicara pada orang lain karena kami sudah punya orang tua asuh,” tegas Simeon.
Pernyataan tersebut langsung disambut tepuk tangan para orang tua yang hadir.
Penobatan tersebut menjadi simbol kedekatan dan harapan baru bagi keluarga besar TK PAUD PI FELA WIKIKA agar kebutuhan pendidikan anak-anak di sekolah tersebut mendapat perhatian lebih luas.
Bantuan 50 kursi yang diberikan Enny Anggrek diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk membantu sekolah memenuhi fasilitas pembelajaran sekaligus mendorong lebih banyak pihak untuk ikut bergotong royong mendukung pendidikan anak usia dini di Kabupaten Alor. (rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan