Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Maumere, RakyatNTT.ID — Dua nelayan asal Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan hilang kontak saat dalam perjalanan menuju Pulau Karumpa, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.
Hingga Minggu, 20 September 2026, Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian terhadap kedua korban.
Informasi kecelakaan pelayaran tersebut diterima Kantor SAR Maumere pada Sabtu, 19 September 2026, pukul 16.50 WITA dari pihak keluarga korban.
Kedua nelayan diketahui berangkat dari Pelabuhan Wuring, Kabupaten Sikka, pada Jumat, 18 September 2026, sekitar pukul 14.05 WITA. Mereka berlayar menuju Pulau Karumpa dan diperkirakan tiba di tujuan sekitar pukul 22.00 WITA.
Kepala Kantor SAR Maumere selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Fathur Rahman, mengatakan keluarga korban masih sempat berkomunikasi dengan keduanya pada 18 September 2026 sekitar pukul 16.10 WITA.
“Dalam komunikasi terakhir, posisi kedua korban diketahui berada di sekitar Perairan Pulau Palue. Setelah komunikasi tersebut, nomor telepon kedua korban tidak dapat lagi dihubungi hingga saat ini,” jelas Fathur Rahman.
Tim SAR Kerahkan KN SAR Puntadewa
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Maumere mengerahkan KN SAR Puntadewa 250 dan RIB (Rigid Inflatable Boat) Kantor SAR Maumere untuk mendukung operasi pencarian.
Tim SAR Gabungan juga telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memperluas informasi mengenai keberadaan kedua nelayan.
Koordinasi dilakukan bersama SROP Maumere, nelayan di wilayah Palue dan sejumlah pulau di Kabupaten Sikka, serta nelayan di sekitar Pulau Madu dan Pulau Karumpa, Kabupaten Kepulauan Selayar.
Namun, hingga operasi pencarian memasuki hari kedua, keberadaan kedua korban belum diketahui.
“Pada pelaksanaan Operasi SAR hari kedua ini, Tim SAR Gabungan akan terus melakukan pencarian dan berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan kedua korban. Kami berharap kedua nelayan dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar Fathur Rahman.
Identitas Dua Nelayan yang Hilang
Kedua korban diketahui merupakan warga Kampung Wuring, Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka.
Berikut identitas kedua nelayan tersebut:
1. Ahmad Junaidi
- Jenis kelamin: Laki-laki
- Usia: 55 tahun
- Alamat: Kampung Wuring, Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka
2. Jiar Junaidi Mendome
- Jenis kelamin: Laki-laki
- Usia: 16 tahun
- Alamat: Kampung Wuring, Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka
Delapan Unsur SAR Gabungan Terlibat
Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur SAR Gabungan. Mereka terdiri dari:
- Rescuer Kantor SAR Maumere
- Kru KN SAR Puntadewa 250
- Ditpolair Polda NTT
- Lanal Maumere
- Satpolairud Polres Sikka
- SROP Maumere
- Nelayan Sikka dan Pulau Karumpa
- Keluarga korban
Hingga pers rilis diterbitkan pada 20 September 2026, Tim SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian untuk menemukan Ahmad Junaidi dan Jiar Junaidi Mendome.
Operasi pencarian dilakukan dengan menyisir wilayah yang diperkirakan menjadi jalur pelayaran kedua nelayan, termasuk kawasan perairan sekitar Pulau Palue hingga wilayah tujuan di Kepulauan Selayar. (*/rnc)






WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan