Tim SAR Gabungan juga telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memperluas informasi mengenai keberadaan kedua nelayan.

Koordinasi dilakukan bersama SROP Maumere, nelayan di wilayah Palue dan sejumlah pulau di Kabupaten Sikka, serta nelayan di sekitar Pulau Madu dan Pulau Karumpa, Kabupaten Kepulauan Selayar.

Namun, hingga operasi pencarian memasuki hari kedua, keberadaan kedua korban belum diketahui.

Iklan

“Pada pelaksanaan Operasi SAR hari kedua ini, Tim SAR Gabungan akan terus melakukan pencarian dan berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan kedua korban. Kami berharap kedua nelayan dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar Fathur Rahman.

Identitas Dua Nelayan yang Hilang

Kedua korban diketahui merupakan warga Kampung Wuring, Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka.

Berikut identitas kedua nelayan tersebut:

1. Ahmad Junaidi

  • Jenis kelamin: Laki-laki
  • Usia: 55 tahun
  • Alamat: Kampung Wuring, Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka

2. Jiar Junaidi Mendome

  • Jenis kelamin: Laki-laki
  • Usia: 16 tahun
  • Alamat: Kampung Wuring, Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka

Delapan Unsur SAR Gabungan Terlibat

Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur SAR Gabungan. Mereka terdiri dari:

  • Rescuer Kantor SAR Maumere
  • Kru KN SAR Puntadewa 250
  • Ditpolair Polda NTT
  • Lanal Maumere
  • Satpolairud Polres Sikka
  • SROP Maumere
  • Nelayan Sikka dan Pulau Karumpa
  • Keluarga korban

Hingga pers rilis diterbitkan pada 20 September 2026, Tim SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian untuk menemukan Ahmad Junaidi dan Jiar Junaidi Mendome.