Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Menurutnya, pengawasan lalu lintas hewan membutuhkan kerja bersama, integritas aparatur, serta pelayanan administrasi yang sesuai dengan ketentuan.
“Saya berharap teman-teman semua menopang Kepala Dinas. Kita harus bekerja bersama, menjaga integritas dan memastikan seluruh pelayanan administrasi serta lalu lintas hewan berjalan sesuai aturan,” ujar Bupati.
Langkah tersebut menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sumba Barat untuk memperketat pengawasan lalu lintas ternak, mencegah praktik penyelundupan hewan, serta menjaga nama baik daerah.
Pemkab Sumba Barat menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi praktik perdagangan maupun pengiriman hewan ilegal yang berpotensi merugikan daerah dan masyarakat. (*/rnc)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan