Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen mendorong peningkatan produktivitas dan kesejahteraan nelayan.

Di sisi lain, aspek keselamatan nelayan saat melaut juga menjadi perhatian pemerintah daerah.

“Pengukuran kapal penangkap ikan bukan sekadar urusan administrasi atau pemenuhan teknis semata,” kata Ratu Wulla dalam sambutannya.

Menurut dia, pengukuran kapal merupakan langkah penting untuk memberikan legalitas hukum, menjamin keselamatan pelayaran, serta memperkuat tata kelola perikanan yang tertata dan berkelanjutan.

Ratu Wulla menjelaskan, legalitas dokumen kapal dapat memberikan sejumlah manfaat bagi para pelaku usaha perikanan.

Dengan dokumen yang legal, nelayan dapat memperoleh jaminan keamanan saat melaut, kemudahan mengakses bantuan pemerintah, serta peluang mendapatkan akses permodalan melalui perbankan.

Karena itu, ia meminta seluruh pemilik kapal dan nelayan memanfaatkan kegiatan pengukuran tersebut dengan sebaik-baiknya.

Para nelayan juga diminta kooperatif dalam memberikan data kepada tim pengukur di lapangan.

Ratu Wulla menekankan agar data yang disampaikan merupakan data yang jujur dan akurat sehingga proses pendataan dan pengukuran dapat berjalan dengan baik.

Kepada tim pengukur dan dinas terkait, Ratu Wulla menyampaikan terima kasih atas sinergi yang telah terjalin dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.