Paulus berharap kebijakan fiskal ke depan dapat lebih mempertimbangkan kondisi dan karakteristik masing-masing daerah, termasuk daerah kepulauan seperti Rote Ndao.

Ia juga berharap workshop tersebut tidak sekadar menjadi forum koordinasi, tetapi mampu menghasilkan ruang dialog antara pemerintah pusat dan daerah untuk merumuskan kebijakan fiskal yang lebih adil dan harmonis.

Dengan sinkronisasi kebijakan PDRD serta transfer ke daerah, pemerintah daerah diharapkan memiliki ruang fiskal yang lebih kuat untuk meningkatkan kemandirian keuangan sekaligus mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. (*/rnc)

Iklan