Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Sebaliknya, jalan itu juga menjadi jalur menuju kawasan wisata pantai selatan Sumba Barat.
Keberadaan sejumlah hotel dan destinasi wisata di wilayah tersebut turut mendorong aktivitas ekonomi masyarakat dan memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD).
Karena itu, warga menilai kondisi jalan yang rusak menjadi ironi di tengah perkembangan sektor pariwisata di kawasan tersebut.
Salah satu hotel yang berada di kawasan selatan Sumba Barat adalah Hotel Nihiwatu, yang dikenal sebagai salah satu akomodasi wisata ternama di dunia.
Warga berharap pemerintah tidak hanya memperhatikan potensi pariwisata dan pendapatan daerah, tetapi juga memastikan akses menuju kawasan tersebut dalam kondisi layak dan aman.
Gubernur NTT Melki Laka Lena telah dihubungi untuk meminta penjelasan terkait kondisi dan status kewenangan jalan tersebut.
Pemkab Sumba Barat melalui Wakil Bupati Thimotius Tede Ragga juga telah dihubungi melalui sambungan telepon WhatsApp untuk memastikan apakah ruas jalan tersebut merupakan kewenangan pemerintah kabupaten atau provinsi.
Namun, hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan.
DPRD NTT yang membidangi pembangunan atau anggota DPRD dari daerah pemilihan Sumba juga telah dihubungi untuk meminta tanggapan terkait kondisi jalan tersebut.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan