Tim gabungan melakukan pencarian, pertolongan, dan evakuasi korban di sejumlah wilayah terdampak gempa.

Dalam operasi tersebut, Basarnas juga mengerahkan helikopter Dauphin untuk mendukung evakuasi medis dan mobilisasi penanganan korban.

Helikopter tersebut juga digunakan untuk dropping bantuan serta mobilisasi tenaga medis dari Kementerian Kesehatan ke wilayah terdampak.

Iklan

Operasi SAR Bisa Dibuka Kembali

Meski operasi resmi ditutup, Basarnas memastikan penghentian operasi tidak berarti seluruh upaya pertolongan dihentikan secara permanen.

Fathur menegaskan, Operasi SAR Gempa Flores dapat kembali dibuka apabila kondisi di lapangan membutuhkan pencarian atau evakuasi korban.

“Apabila di kemudian hari terdapat permintaan evakuasi maupun penemuan korban, maka Operasi SAR Gempa Flores akan dibuka kembali sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan,” tegasnya.

Basarnas Apresiasi Tim SAR Gabungan

Fathur juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur Tim SAR Gabungan yang telah bekerja sejak hari pertama gempa.

Menurutnya, sinergi lintas lembaga menjadi bagian penting dalam menjalankan misi kemanusiaan selama masa tanggap darurat bencana gempa Flores.

“Sinergi Tim SAR Gabungan menjadi wujud nyata bersatunya seluruh unsur SAR dalam menjalankan misi kemanusiaan,” tandasnya.