Lewoleba, RakyatNTT.ID – Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi juga memiliki strategi konkret untuk meningkatkan pendapatan daerah.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Lembata saat memimpin rapat evaluasi pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 di Ruang Rapat Bupati Lembata, Kamis (3/9/2026).

Rapat didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Lembata, Paskalis Ola Tapo Bali, A.P., M.T., serta dihadiri Plt. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Apolonaris Mayan, S.Pd., Asisten III Administrasi Umum Sekretaris Daerah Yohanes Berchamans Daniel Dai, S.IP., dan 39 pimpinan OPD.

Evaluasi tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya untuk melihat perkembangan pendapatan dan belanja daerah, capaian masing-masing OPD, berbagai kendala, sekaligus strategi percepatan pelaksanaan APBD hingga akhir tahun anggaran.

Pendapatan Daerah Baru 68,55 Persen

Dalam pemaparan Plt. Kepala Badan Pendapatan Daerah Lembata, Emanuel Krova, diketahui bahwa hingga 2 September 2026 pendapatan daerah ditargetkan mencapai Rp755,84 miliar.

Namun, realisasi baru mencapai Rp518,17 miliar atau 68,55 persen.