Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD), target yang ditetapkan sebesar Rp44 miliar, sedangkan realisasinya baru mencapai Rp21,90 miliar atau 49,77 persen.
Sementara pendapatan transfer telah mencapai Rp494,40 miliar atau 70,22 persen dari target Rp704,03 miliar.
Transfer pemerintah pusat terealisasi Rp486,46 miliar atau 70,76 persen. Sedangkan transfer antar daerah baru mencapai Rp7,94 miliar atau 47,73 persen.
Belanja Modal Masih Rendah
Pada sisi belanja, realisasi APBD Kabupaten Lembata hingga 2 September 2026 mencapai Rp407,27 miliar atau 55,19 persen dari total anggaran Rp737,90 miliar.
Realisasi belanja operasi tercatat Rp345,78 miliar atau 61,27 persen.
Sementara itu, belanja modal masih menjadi perhatian karena baru terealisasi Rp6,19 miliar atau 22,25 persen. Adapun belanja transfer mencapai Rp55,24 miliar atau 38,16 persen.
Capaian tersebut menunjukkan perlunya percepatan pelaksanaan program dan kegiatan, khususnya belanja modal, dengan tetap memperhatikan ketentuan administrasi dan teknis.
Bupati Minta Setiap OPD Berkontribusi pada PAD
Bupati P. Kanisius Tuaq menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan APBD tidak dapat hanya dilihat dari seberapa besar anggaran telah dibelanjakan.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan