Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Rombongan berangkat dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 09.00 WIB.
Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk melihat langsung kondisi masyarakat terdampak gempa sekaligus memastikan proses penanganan dan pemulihan pascabencana berjalan secara optimal.
Dengan melihat kondisi di lapangan secara langsung, pemerintah dapat memperoleh gambaran mengenai kebutuhan masyarakat yang sebenarnya.
Hal tersebut menjadi penting agar kebijakan dan bantuan yang diberikan tidak hanya berdasarkan laporan administratif, tetapi juga disesuaikan dengan kondisi penyintas di lokasi bencana.
Ajak Mahasiswa UI Bantu Trauma Healing
Selain meninjau kondisi pengungsi, Gibran juga membuka ruang bagi kalangan mahasiswa untuk terlibat dalam proses pemulihan masyarakat terdampak gempa.
Dalam kunjungannya, Wapres mengajak sejumlah mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) untuk membantu pelaksanaan trauma healing bagi penyintas bencana gempa NTT.
Keterlibatan mahasiswa diharapkan dapat memberikan dukungan psikologis kepada masyarakat, terutama anak-anak dan kelompok rentan yang mengalami tekanan setelah menghadapi bencana.
Pemulihan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan perbaikan rumah, fasilitas umum, dan pemenuhan kebutuhan logistik. Kondisi psikologis para penyintas juga menjadi bagian penting yang perlu mendapatkan perhatian.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan