Borong, RakyatNTT.ID – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Johni Asadoma melanjutkan kunjungan kerja ke Kabupaten Manggarai Timur untuk memastikan penanganan bencana gempa bumi berjalan cepat dan terkoordinasi.

Pada Rabu (19/8/2026), Johni mengunjungi Rumah Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Manggarai Timur yang kini difungsikan sebagai Posko Darurat Penanggulangan Bencana Kabupaten Manggarai Timur.

Kunjungan tersebut dilakukan setelah sebelumnya Wagub NTT meninjau sejumlah lokasi terdampak gempa di wilayah Flores.

Iklan

Wagub NTT Tekankan Pentingnya Pendataan Korban Gempa

Di posko darurat, Johni mengecek langsung ketersediaan stok bantuan sekaligus aktivitas pendataan masyarakat terdampak bencana.

Menurutnya, data yang akurat menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam menentukan jenis dan jumlah bantuan yang harus disalurkan kepada masyarakat.

“Pendataan penting,” tegas Johni.

Ia meminta proses pendataan dilakukan secara cepat, tepat dan terukur agar tidak terjadi kesalahan dalam penyaluran bantuan maupun penanganan masyarakat terdampak.

Dalam kunjungan tersebut, Johni didampingi Bupati Manggarai Timur Agas Andreas beserta jajaran pemerintah daerah.

26 Orang Meninggal, 12.423 Rumah Terdampak

Bupati Manggarai Timur Agas Andreas melaporkan sejumlah wilayah mengalami dampak cukup parah akibat gempa. Dua wilayah yang disebut mengalami dampak terparah adalah Kecamatan Lamba Leda Utara dan Kecamatan Sambi Rampas di bagian utara Manggarai Timur.