Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Sementara itu, jumlah korban luka-luka juga mengalami peningkatan. Sebelumnya tercatat 898 orang, kini menjadi 907 orang, atau bertambah sembilan orang.
Sembilan korban luka tambahan tersebut berasal dari Kabupaten Ngada.
Pengungsi Bertambah 33.088 Jiwa
Aktivitas gempa susulan yang masih tergolong besar turut memengaruhi kondisi masyarakat di wilayah terdampak. Jumlah warga yang mengungsi kini mencapai 92.735 jiwa.
Angka tersebut meningkat tajam dibandingkan data sebelumnya yang mencatat 59.647 jiwa. Artinya, terdapat tambahan sebanyak 33.088 jiwa yang mengungsi.
Kabupaten Nagekeo mencatat penambahan pengungsi terbesar, yakni mencapai 21.883 jiwa. Berikutnya Kabupaten Manggarai dengan tambahan 9.649 jiwa, serta Manggarai Barat yang bertambah 1.556 jiwa.
Peningkatan jumlah pengungsi menunjukkan bahwa masyarakat masih membutuhkan tempat yang aman untuk berlindung di tengah aktivitas gempa susulan yang belum sepenuhnya mereda.
Rumah Rusak Capai 36.163 Unit
Dampak kerusakan bangunan juga terus bertambah. Berdasarkan data hingga Kamis (20/8/2026), jumlah rumah yang mengalami kerusakan mencapai 36.163 unit.
Angka tersebut bertambah 7.187 unit dibandingkan data sebelumnya.
Dengan masih tingginya aktivitas gempa susulan, masyarakat di wilayah terdampak diminta tidak terburu-buru kembali ke rumah yang mengalami kerusakan. Pemeriksaan kondisi bangunan menjadi penting untuk mencegah risiko korban tambahan akibat runtuhan bangunan.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan