Berdasarkan kelompok usia, korban meninggal terdiri atas 39 lansia, empat batita, satu balita, 12 anak dan remaja, serta 35 orang dewasa.

Sebanyak 51 persen korban meninggal akibat dampak langsung gempa, seperti tertimpa reruntuhan bangunan. Sementara 49 persen lainnya meninggal akibat dampak tidak langsung yang berkaitan dengan bencana.

BNPB menyampaikan belasungkawa kepada seluruh keluarga korban dan masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di NTT,” kata Berton.

Iklan

1.286 Orang Mengalami Luka-Luka

Selain korban meninggal, sebanyak 1.286 orang mengalami luka-luka akibat bencana gempa.

Kabupaten Manggarai Timur menjadi wilayah dengan jumlah korban luka terbanyak, yakni 643 orang. Selanjutnya, Manggarai Barat mencatat 504 orang korban luka.

Besarnya jumlah korban luka membuat kebutuhan pelayanan kesehatan di wilayah terdampak masih menjadi perhatian utama pemerintah dan tim penanganan bencana.

Pengungsi Capai 161.084 Orang

Jumlah masyarakat yang mengungsi juga terus meningkat. Hingga pembaruan data terakhir, tercatat 161.084 orang mengungsi akibat gempa NTT.

Tiga wilayah dengan jumlah pengungsi tertinggi yakni Kabupaten Manggarai sebanyak 46.519 orang, Nagekeo 34.256 orang, dan Manggarai Timur sebanyak 31.372 orang.