Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Menurutnya, penyelenggaraan pendidikan dokter spesialis merupakan bagian dari tanggung jawab moral Undana melalui semangat Undana Berdampak.
Karena sebagian besar proses pendidikan berlangsung di rumah sakit, keberhasilan program tersebut membutuhkan sinergi kuat antara universitas dan rumah sakit pendidikan.
Prof. Philiphi menekankan pentingnya membentuk dokter spesialis yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga integritas, empati, dan jiwa pengabdian.
“Undana harus menjadi berkat bagi banyak orang. Gunakan talenta yang kita punya untuk memberikan manfaat. Pasien maupun dokter senior yang membimbing, serta lokasi yang ada menjadi sekolah dan laboratorium kita,” ujar Prof. Philiphi.
PPDS Undana Dibina Universitas Udayana dan Universitas Airlangga
Dekan FKKH Undana, Dr. dr. Christina Olly Lada, M.Gizi., menjelaskan bahwa penyelenggaraan PPDS Undana mendapat pembinaan dari fakultas kedokteran pembina yang telah berpengalaman.
Untuk Program Studi Anestesiologi dan Terapi Intensif, pembinaan dilakukan oleh Universitas Udayana, sedangkan Program Studi Obgyn dibina oleh Universitas Airlangga.
Kurikulum yang digunakan mengacu pada kurikulum nasional berbasis kolegium. Namun, Undana juga memadukannya dengan muatan lokal yang sesuai dengan karakteristik wilayah kepulauan dan lahan kering NTT.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan