Menurut Mbulang, kerusakan jalan selama ini tidak hanya menghambat mobilitas, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.

“Ruas jalan ini sangat strategis dan ramai dilalui masyarakat. Kerusakannya bahkan sering menyebabkan kecelakaan. Jadi perbaikan ini dilakukan agar masyarakat lebih aman dalam beraktivitas,” tuturnya.

Akses ke RSUD hingga Fasilitas Pendidikan

Ruas jalan tersebut juga memiliki fungsi penting karena menjadi akses menuju sejumlah fasilitas publik di wilayah Aesesa.

Iklan

Di antaranya RSUD Aeramo, Polres Nagekeo, sekolah, kampus, serta berbagai fasilitas umum lainnya.

Dengan diperbaikinya jalan secara swadaya, masyarakat berharap mobilitas menuju fasilitas tersebut menjadi lebih aman dan lancar.

“Perbaikan ini akan memperlancar arus ekonomi masyarakat antar desa,” tambah Mbulang, yang merupakan Sarjana Hukum lulusan Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang.

Kelancaran akses jalan dinilai memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, terutama mobilitas warga dan distribusi berbagai kebutuhan antarwilayah.

Pemerintah dan Masyarakat Bersatu Hadapi Keterbatasan Anggaran

Mbulang mengapresiasi keterlibatan Camat Aesesa, Kepala Desa Olaia dan Aeramo, serta tokoh masyarakat dan tokoh adat yang turut mendukung kegiatan tersebut.