Seba, RakyatNTT.ID – Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua memperkuat upaya percepatan penurunan stunting melalui Pra-Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra-Musrenbang) Tematik Penanggulangan Stunting Tingkat Kecamatan Sabu Timur Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Sabu Timur, Bolou, Rabu (26/8/2026), dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Sabu Raijua, Ir. Thobias Uly, M.Si.

Forum tersebut menjadi ruang strategis untuk memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor dalam menyusun program pencegahan serta penurunan stunting yang lebih terarah dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Iklan

Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Sabu Raijua, Asisten II Sekda, Sekretaris Bappeda, pimpinan perangkat daerah, Camat Sabu Timur, Kepala Puskesmas Bolou, Bhabinkamtibmas, Babinsa, tenaga gizi, tenaga KB, admin stunting, Tim PKK, pendamping desa, tokoh agama, tokoh masyarakat serta pemangku kepentingan lainnya.

Prevalensi Stunting Sabu Raijua Capai 25,5 Persen

Wakil Bupati Thobias Uly mengatakan stunting masih menjadi salah satu isu strategis pembangunan di Kabupaten Sabu Raijua.

Menurutnya, persoalan stunting tidak semata-mata berkaitan dengan kondisi gizi anak, tetapi juga menentukan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang.