“Harapannya organisasi ini dapat memberikan manfaat di tengah masyarakat, khususnya dalam pengawasan dan keterlibatan langsung program MBG bekerja sama dengan BGN di seluruh wilayah Indonesia,” pungkasnya.

Enam Pilar jadi Landasan Kerja REL-MBG

REL-MBG menyadari keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya ditentukan oleh tersedianya makanan bergizi.

Program berskala nasional tersebut juga membutuhkan tata kelola yang profesional, kolaborasi lintas sektor, pengawasan berkelanjutan, serta keterlibatan masyarakat.

Iklan

Atas dasar itu, REL-MBG menyusun Program Kerja 6 Pilar sebagai landasan organisasi dalam mendukung implementasi MBG secara berkelanjutan.

Enam pilar tersebut dirancang sebagai satu kesatuan dan tidak berdiri sendiri.

Pertama, Sinergi dan Kolaborasi Kelembagaan. Pilar ini diarahkan untuk memperkuat hubungan kerja sama antara relawan, pemerintah, lembaga terkait, masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Kedua, Pendampingan Tata Kelola SPPG. Pilar ini menempatkan relawan dalam upaya mendukung tata kelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar pelaksanaan program dapat berjalan secara efektif.

Ketiga, Pengawasan Melekat atau Built-in Control. Pengawasan menjadi bagian penting untuk memastikan pelaksanaan program sesuai dengan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.