Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Tambolaka, RakyatNTT.ID — Prestasi membanggakan ditorehkan para atlet Sumba Barat Daya (SBD) dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Nusa Tenggara Timur (NTT) 2026 yang berlangsung di Kota Kupang pada 12-14 Agustus 2026.
Kontingen atletik SBD berhasil keluar sebagai juara umum pertama, mengungguli Kota Kupang yang berada di posisi kedua dan Sumba Timur di peringkat ketiga.
Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla.
Bupati Ratu Wulla mengaku bangga atas capaian yang diraih para atlet SBD. Menurut dia, prestasi tersebut menjadi kado istimewa bagi seluruh masyarakat SBD dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Tiga hari yang lalu saya melepas kalian, kalian berangkat ke Kupang dan saat itu harapan saya kalian bisa mempersembahkan yang terbaik untuk Sumba Barat Daya dan harapan saya kalian bisa menjadi juara umumnya,” kata Ratu Wulla, Sabtu (15/8/2026).
“Atas berkat Tuhan Yang Maha Kuasa, akhirnya kalian boleh menjadi juara umum tingkat provinsi dan luar biasa,” lanjutnya.
Ratu Wulla meminta para atlet tidak cepat berpuas diri dengan pencapaian tersebut.
Dia berharap para atlet terus menjaga kebugaran dan meningkatkan kemampuan sehingga siap apabila mendapat kepercayaan untuk memperkuat NTT pada ajang olahraga nasional.
“Para atlet supaya tetap menjaga kebugaran fisik untuk mempersiapkan diri jika dipercayakan untuk mengikuti PON XXII 2028,” ujarnya.
Menurut Ratu Wulla, capaian di Kejurda NTT 2026 menjadi modal penting bagi para atlet untuk terus berkembang dan mengukir prestasi yang lebih tinggi.
Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Sumba Barat Daya, Thomas Tanggu Dendo, mengatakan keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, terutama masyarakat dan para pelatih.
Thomas yang juga Wakil Ketua I DPRD Sumba Barat Daya menyebut perolehan medali emas, perak dan perunggu mengantarkan atletik SBD menjadi juara umum Kejurda NTT 2026.
“Jadi kita diminta untuk terus melatih para atlet kita untuk bisa mengikuti PON yang akan diselenggarakan pada tahun 2028,” kata Thomas.
Dia menambahkan, para atlet SBD kini diproyeksikan untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028.
Karena itu, pembinaan dan latihan atlet akan terus dilakukan agar mereka mampu meningkatkan kemampuan dan memenuhi standar untuk berlaga di tingkat nasional.
Kejurda NTT 2026 sendiri diikuti 11 kabupaten dan kota di wilayah Nusa Tenggara Timur. Ajang tersebut menjadi salah satu wadah bagi para atlet daerah untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menjaring atlet potensial menuju kompetisi yang lebih tinggi. (rnc29)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan