Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Tambolaka, RakyatNTT.ID – Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Santa Maria Assumpta Homba Karipit, Keuskupan Weetebula, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT), menggelar konser penggalangan dana untuk membantu korban gempa di Flores.
Kegiatan bertajuk “Satu Nada untuk Bencana Flores” itu digelar pada Minggu (23/8/2026) pukul 18.00-20.00 Wita.
Konser tersebut menjadi bentuk solidaritas umat Paroki Santa Maria Assumpta Homba Karipit terhadap masyarakat Flores yang terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7.
Kegiatan tidak hanya melibatkan OMK, tetapi juga siswa-siswi SMA Katolik Santa Maria Homba Karipit, SD Katolik Homba Karipit, serta anak-anak SEKAMI.
Beragam penampilan disuguhkan dalam konser tersebut, mulai dari delapan lagu solo vokal, empat lagu vokal grup hingga pertunjukan tari.
Pastor Paroki Santa Maria Assumpta Homba Karipit, P. Barnabas Bili Ngongo, CSsR, mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud solidaritas terhadap sesama yang sedang mengalami penderitaan akibat bencana.
Ia juga menyampaikan bahwa seluruh kolekte pada perayaan Misa Minggu dikhususkan untuk membantu korban bencana alam di Flores.
Menurutnya, kepedulian terhadap korban bencana tidak hanya diwujudkan melalui doa, tetapi juga melalui tindakan nyata sesuai kemampuan umat.
Ketua panitia kegiatan, Rm. Christo Ngasi, mengatakan antusiasme umat untuk membantu korban gempa cukup tinggi.
Karena itu, potensi seni yang dimiliki kaum muda dan anak-anak kemudian diberdayakan melalui kegiatan konser penggalangan dana.
“Antusias umat untuk membantu sangatlah tinggi, maka pemberdayaan kaum muda dan anak-anak yang memiliki potensi seni bisa dikolaborasi untuk menggalang dana,” ujar Christo.
Ia memastikan seluruh hasil penggalangan dana akan disalurkan melalui lembaga gereja untuk membantu korban gempa di Flores.
Penggalangan dana juga masih terus dilakukan hingga Senin (24/8/2026).
“Dana terkumpul semalam Rp3.507.000, kalau total keseluruhan hingga saat ini Rp35.000.000. Penggalangan dana sampai hari ini,” kata Rm. Christo, Senin (24/8/2026) pagi tadi.
Konser penggalangan dana diawali dengan doa dan penyalaan lilin.
Lilin tersebut menjadi simbol cahaya dan harapan bagi masyarakat Flores yang sedang menghadapi dampak bencana.
Kapolsek Kodi Utara, AKP Bernardus Mbili Kandi, yang juga merupakan tokoh umat, turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Bernard memberikan apresiasi terhadap semangat umat Homba Karipit yang ikut ambil bagian dalam membantu para korban bencana.
Menurut Bernard, seni dapat menjadi sarana untuk menyampaikan harapan dan cinta kepada sesama.
Semangat tersebut terlihat dari keterlibatan umat Homba Karipit dalam konser penggalangan dana tersebut.
Kegiatan kemudian ditutup dengan menyanyikan lagu “Flobamora” bersama seluruh umat yang hadir.
Melalui kegiatan tersebut, umat Paroki Santa Maria Assumpta Homba Karipit berharap bantuan yang terkumpul dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Flores yang terdampak gempa. (rnc29)






WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan