Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“If you feel pain, you are alive. If you feel other people’s pain, you are a human being.”
Menurut Prof. Jefri, setiap orang pasti pernah menghadapi kelelahan, kegagalan, tekanan tanggung jawab maupun melakukan kesalahan. Semua pengalaman tersebut merupakan bagian dari kehidupan.
Karena itu, ia meminta para pejabat tidak takut terhadap beban yang melekat pada jabatan.
“Bapak Ibu tidak perlu takut dengan beban jabatan yang diterima. Sebab bisa menandakan bahwa Bapak Ibu benar-benar menjalankan amanah, bukan sekadar menyandang gelar atau jabatan yang diterima,” tegasnya.
Pejabat Mengurus Struktur, Pemimpin Mengurus Manusia
Prof. Jefri kemudian membedakan antara pejabat dan pemimpin. Menurutnya, seorang pejabat tidak cukup hanya mampu menjalankan struktur dan prosedur administrasi.
“Di sinilah letak perbedaan antara pejabat dan pemimpin. Pejabat mengurus struktur, pemimpin mengurus manusia di dalam struktur itu. Kekuasaan tanpa empati hanya akan melahirkan sistem yang efisien, tetapi tidak manusiawi,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa keputusan yang diambil seorang pemimpin harus mempertimbangkan dampaknya terhadap orang-orang yang berada di dalam sistem.
Dengan demikian, efektivitas tata kelola tidak hanya diukur dari kecepatan dan kepatuhan terhadap prosedur, tetapi juga dari kualitas pelayanan serta kemanusiaan di dalamnya.
Layanan Sederhana Menjadi Wajah Undana
Pesan khusus juga disampaikan kepada pejabat administratif dan tenaga kependidikan yang menjadi bagian penting dalam pelayanan sehari-hari di Undana.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan