Ia meminta masyarakat memberikan kesempatan kepada tim internal untuk menyelesaikan proses pemeriksaan secara objektif sebelum menyampaikan kesimpulan.

Undana Siapkan Pendampingan Psikolog

Sementara itu, Dekan FKM Undana, Prof. Apris Adu, mengatakan kampus juga telah menyiapkan pendampingan psikologis melalui Program Studi Psikologi Undana setelah kondisi medis Jessica dinyatakan stabil.

Ia menjelaskan bahwa klarifikasi terkait dugaan pembatalan ujian skripsi masih berlangsung karena salah satu dosen penguji sedang berduka, sementara dosen pembimbing berada di luar daerah.

Karena itu, pihak kampus mengimbau masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan atas informasi yang beredar sebelum hasil pemeriksaan resmi diumumkan.

Komitmen Menjaga Iklim Akademik yang Sehat

Perhatian dari pimpinan universitas hingga Kementerian Pendidikan Tinggi menjadi bagian dari upaya memastikan Jessica memperoleh pendampingan yang layak sekaligus perlindungan atas hak akademiknya.

Undana menegaskan akan menyelesaikan persoalan ini secara transparan, objektif, dan berkeadilan, sembari membenahi sistem akademik agar tetap menjunjung tinggi profesionalisme, etika, dan terciptanya iklim belajar yang sehat bagi seluruh mahasiswa. (*/rnc)