Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Elias menegaskan, di bawah kepemimpinan Bupati Yosep Falentinus Delasalle Kebo, pemerintah daerah berkomitmen membangun sinergi antara pemerintah, pemilik lahan, dan investor.
Menurutnya, kolaborasi tiga pihak tersebut penting agar investasi berjalan kondusif sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat pemilik lahan.
“Di zaman kepemimpinan Bupati Falen Kebo, kita berkomitmen untuk memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan berinvestasi di TTU. Kita akan berusaha membangun sinergitas yang baik antara Pemerintah, Pemilik lahan dan Investor agar iklim investasi di TTU ini tetap aman dan kondusif sehingga geliat pertumbuhan ekonomi masyarakat makin baik,” tegas Elias.
Pada tahap awal, pengembangan tambak garam akan dilakukan di lahan seluas 30 hektare. Lahan tersebut terdiri atas aset Pemerintah Kabupaten TTU, lahan milik pemerintah desa, serta lahan milik masyarakat.
Dengan dimulainya tahapan kerja sama dan persiapan teknis, pengembangan tambak garam Pantura TTU diharapkan menjadi salah satu investasi strategis yang mampu mengoptimalkan potensi pesisir sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat. (*/rnc)




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan