Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Setelah pentahbisan ini, gelar dan jabatan pelayanan akan melekat pada Saudari. Namun lebih penting dari gelar tersebut adalah karakter seorang hamba. Jadilah pendeta yang dekat dengan umat. Jadilah pendeta yang mau mendengar sebelum berbicara,” pesan Yohanis Dade.
Ia juga mengingatkan Pendeta Benggelin untuk tetap rendah hati dalam menjalankan amanah pelayanan.
“Semakin tinggi kepercayaan yang diberikan Tuhan, semakin besar pula kerendahan hati yang harus kita miliki,” tegasnya.
Gereja jadi Mitra Strategis Pemerintah
Kepada keluarga besar GKS Jemaat Puu Weri, Bupati menyampaikan apresiasi dan berharap kehadiran pendeta yang baru dapat menjadi berkat, bukan hanya bagi kehidupan gereja, tetapi juga masyarakat di sekitarnya.
Menurutnya, Gereja memiliki peran penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai, memperkuat persaudaraan, membentuk karakter generasi muda, memperkuat keluarga, serta menanamkan nilai kasih, kejujuran, kerja keras, solidaritas, dan kepedulian terhadap sesama.
Dalam pembangunan Kabupaten Sumba Barat, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Dukungan Gereja dan para pemimpin agama dinilai sangat penting sebagai mitra strategis pemerintah.
“Kita ingin pembangunan tidak hanya menghasilkan kemajuan secara fisik, tetapi juga menghasilkan manusia yang memiliki hati, moral, iman, dan tanggung jawab terhadap sesama,” ucap Bupati.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan