Edi kembali menegaskan bahwa Partai Golkar hanya memfasilitasi semua pelaku UMKM di setiap kabupaten/kota untuk ikut bersama mendengarkan sosialisasi KUR oleh Bank NTT. Sebab informasi KUR harus menjangkau semua masyarakat, terlebih UMKM, sehingga mereka bisa mendapatkan akses pembiayaan untuk mendukung usaha.

“Kami hanya fasilitasi. Sedangkan proses pembiayaan, semuanya tetap mengikuti apa yang menjadi Ketentuan yang ada di Bank NTT,” tegas Edi.

Menurut Edi Naga, dalam kegiatan sosialisasi ini, mereka melibatkan seluruh unsur baik partai politik dan juga organisasi cipayung yang ada di NTT agar bisa menjadi corong untuk memperkenalkan KUR kepada masyarakat NTT.

Edi berharap parpol lain, kelompok cipayung, lembaga keagamaan, kampus, sekolah dan lembaga lainnya bisa juga melakukan kegiatan serupa untuk optimalkan penggunaan KUR di Bank NTT sesuai ketentuan yang berlaku.

“Sebagai bank daerah, sudah sepatutnya masyarakat NTT menikmati program pemerintah yang disalurkan melalui Bank NTT seperti KUR dan lain-lain,” pungkasnya. (rnc)