“Meski demikian, jumlah warga yang masih berada di pengungsian tetap cukup besar. Kabupaten Nagekeo, Manggarai dan Manggarai Timur tercatat sebagai daerah dengan jumlah pengungsi tertinggi,” jelas Berton.

Penurunan jumlah pengungsi menjadi salah satu indikator bahwa sebagian masyarakat mulai kembali ke rumah atau melakukan aktivitas secara bertahap. Namun, kondisi keamanan bangunan dan potensi gempa susulan tetap menjadi perhatian dalam proses kepulangan warga.

Gempa Susulan Diperkirakan Masih Berlangsung

Dengan aktivitas gempa susulan yang masih tinggi, masyarakat diminta tetap mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan lembaga terkait.

Iklan

Rangkaian gempa susulan diperkirakan dapat berlangsung selama beberapa pekan setelah gempa utama. Pemerintah berharap kekuatan dan frekuensi gempa susulan terus menurun sehingga masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.

Penanganan bencana di Flores pun masih berlanjut, mulai dari pelayanan kesehatan, pemenuhan kebutuhan pengungsi, pendataan kerusakan hingga persiapan memasuki tahap pemulihan. (rnc)