Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Pemerintah menyampaikan belasungkawa kepada seluruh keluarga korban yang meninggal dunia dan berharap keluarga yang ditinggalkan mendapat penguatan dalam menghadapi situasi tersebut.
“Berdasarkan karakteristik korban, sebanyak 42 persen korban meninggal merupakan laki-laki, sedangkan 58 persen perempuan,” urai Berton.
Jika dilihat berdasarkan kelompok usia, korban paling banyak berasal dari kelompok lanjut usia (lansia) sebesar 45 persen, kemudian dewasa 37 persen dan anak-anak 12 persen. Sisanya merupakan balita dan batita.
Korban Luka Bertambah 12 Orang
Berton menjelaskan, jumlah korban luka-luka juga mengalami peningkatan. Hingga Rabu, tercatat 1.678 orang mengalami luka-luka, bertambah 12 orang dibandingkan data sebelumnya.
Korban luka terbanyak tercatat berada di Kabupaten Manggarai Timur dan Manggarai.
Pemerintah bersama seluruh unsur terkait masih melakukan penanganan terhadap masyarakat terdampak, termasuk memastikan kebutuhan kesehatan dan pelayanan dasar tetap tersedia.
Jumlah Pengungsi Mulai Berkurang
Sementara itu, jumlah warga yang mengungsi mulai mengalami penurunan.
Hingga hari ke-12, jumlah pengungsi tercatat sebanyak 179.037 orang, berkurang sekitar 6.094 orang dibandingkan data sebelumnya. Penurunan jumlah pengungsi terutama terjadi di Kabupaten Sikka.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan