Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Pembangunan K-SIGN menjadi salah satu wujud komitmen kami untuk terus mendukung peningkatan kapasitas produksi garam dalam negeri, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong terciptanya kemandirian industri garam Indonesia,” kata Firmansyah.
Ia menegaskan, PT Nindya Karya akan terus mengedepankan kualitas konstruksi, keselamatan kerja, ketepatan waktu penyelesaian, serta prinsip pembangunan berkelanjutan.
Menurutnya, seluruh proses pembangunan dirancang agar mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat pesisir sekaligus memperkuat rantai pasok industri garam nasional.
Dengan percepatan pembangunan K-SIGN, pemerintah berharap Indonesia semakin dekat mewujudkan swasembada garam, mengurangi ketergantungan impor, serta menjadikan Rote Ndao sebagai salah satu sentra produksi garam terbesar dan modern di Tanah Air. (*/rnc)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan