Ia menggunakan kisah Malin Kundang sebagai gambaran tentang pentingnya seorang anak tetap menghormati orang tua, apa pun latar belakang dan pekerjaan mereka.

“Siapa pun orang tua kita, apakah dia pejabat, pengusaha kaya, petani, maupun pemulung, jangan pernah lupakan mereka,” tegasnya.

Johni kemudian menceritakan pengalamannya ketika bertemu seorang ibu yang berjualan kue bersama anak perempuannya di kawasan Penfui, Kota Kupang.

Anak perempuan tersebut diketahui merupakan mahasiswa Universitas Nusa Cendana (Undana) jurusan ekonomi. Meski sedang menempuh pendidikan tinggi, ia tetap membantu ibunya berjualan.

Bagi Johni, sikap tersebut merupakan contoh bahwa pendidikan tinggi tidak seharusnya membuat seseorang menjauh dari orang tua.

Pariwisata Alor Bisa jadi Peluang Usaha bagi Sarjana

Johni juga mengajak para lulusan STKIP Muhammadiyah Kalabahi melihat potensi pariwisata sebagai peluang ekonomi di Kabupaten Alor.

Ia menilai perkembangan pariwisata NTT dalam beberapa tahun terakhir membuka peluang baru bagi masyarakat, termasuk generasi muda di Alor.

Menurutnya, mulai meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara dari Eropa, Amerika, dan Australia menjadi sinyal bahwa Alor memiliki potensi pariwisata yang dapat dikembangkan lebih serius.