Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Calon wisatawan juga belum memiliki saluran digital yang dapat mempertemukan mereka secara langsung dengan pengelola atraksi wisata.
Selain persoalan promosi, mahasiswa KKN-PPM UGM menemukan persoalan lain yang tidak kalah penting, yakni keberadaan legenda dan sejarah lisan masyarakat Suku Kabola yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Cerita-cerita tersebut selama ini lebih banyak disampaikan secara lisan. Kondisi tersebut membuat warisan budaya berisiko hilang apabila tidak segera didokumentasikan.
Berangkat dari persoalan tersebut, mahasiswa kemudian merancang SELAMI ALOR KABOLA sebagai upaya menggabungkan promosi wisata sekaligus pelestarian budaya melalui teknologi digital.
Gabungkan Wisata, Budaya, dan Sejarah Lisan
Program SELAMI ALOR KABOLA memiliki sejumlah sasaran utama. Salah satunya adalah mendigitalisasi potensi wisata Kabola agar dapat dipromosikan secara lebih sistematis kepada masyarakat luas.
Selain itu, program tersebut diarahkan untuk membangun citra paket ekowisata dan budaya yang dapat mempertemukan pengelola atraksi dengan calon wisatawan.
Mahasiswa juga mendokumentasikan legenda dan sejarah lisan masyarakat Suku Kabola sebagai bagian dari upaya menjaga warisan budaya lokal.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan