Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Selain Job Fair, Festival Bale Nagi juga menjadi panggung promosi kekayaan budaya Lamaholot, mulai dari seni pertunjukan, musik tradisional, tarian, kuliner, tenun ikat, hingga berbagai produk ekonomi kreatif dan potensi unggulan Flores Timur.
Festival Bale Nagi Angkat Budaya Lamaholot
Mengusung tema “Milenial Keru-Baki: Torang Semua Bersaudara”, Festival Bale Nagi diharapkan mampu memperkuat identitas budaya masyarakat Flores Timur sekaligus menggerakkan ekonomi lokal dan sektor pariwisata.
Bupati mengajak generasi muda memanfaatkan Job Fair sebagai kesempatan meningkatkan kompetensi dan membangun masa depan tanpa meninggalkan nilai-nilai persaudaraan, gotong royong, dan penghormatan terhadap budaya lokal.
Kemenpar: Festival jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Ketua Tim Event Daerah Wilayah Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, dan Papua Kementerian Pariwisata RI, Joko Suharbowo, menilai Festival Bale Nagi bukan sekadar perayaan budaya, tetapi menjadi media regenerasi identitas masyarakat Flores Timur.
Ia menyebut Flores Timur memiliki modal besar berupa keindahan alam, seni pertunjukan, musik tradisional, kuliner khas, hingga tenun ikat Lamaholot yang memiliki nilai budaya tinggi.
Menurutnya, pembangunan destinasi wisata tidak hanya bertumpu pada panorama alam, tetapi juga pada cerita, pengalaman, dan keterlibatan masyarakat dalam menjaga tradisi.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan