Namun, konsolidasi tidak hanya diarahkan pada penguatan internal partai. PRI NTT juga menggabungkannya dengan kegiatan sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, puluhan perempuan janda menerima bantuan sosial. Bantuan tersebut menjadi bagian dari kepedulian organisasi terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian.

Di sisi lain, pengurus PRI melakukan penanaman bibit sawi putih sebagai simbol sekaligus langkah awal mendorong pengembangan sektor hortikultura di Desa Mnelalete.

Iklan

Penanaman tersebut dipilih karena wilayah TTS memiliki potensi pertanian yang cukup besar, khususnya komoditas hortikultura.

Ketua DPD PRI NTT Vicoas Amalo mengatakan peringatan hari jadi pertama PRI tidak ingin hanya diisi dengan kegiatan seremonial.

“Kami ingin momentum ini menjadi kesempatan untuk memperkuat organisasi sekaligus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan yang dapat dirasakan manfaatnya,” ujar Vicoas.

PRI NTT Dorong Pertanian, Peternakan dan Perikanan

Vicoas mengatakan sektor pertanian menjadi salah satu perhatian PRI karena sebagian besar masyarakat pedesaan di NTT masih menggantungkan kehidupan pada sektor tersebut.

Karena itu, penanaman sawi putih diharapkan dapat menjadi bagian awal dari program pemberdayaan masyarakat yang nantinya dikembangkan secara lebih luas.