Hasil pemungutan suara tersebut kemudian menjadi bahan pertimbangan AHWA sebelum menetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU untuk masa khidmah lima tahun mendatang.

Profil Gus Kikin, Cicit Pendiri NU Hasyim Asy’ari

KH Abdul Hakim Mahfudz lahir di Ponpes Sunan Ampel, Jombang, pada 17 Agustus 1958. Ia merupakan putra pasangan KH Mahfudz Anwar dan Nyai Hj. Abidah Ma’shum.

Dari garis keturunan ibunya, Gus Kikin merupakan cicit KH Muhammad Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama.

Ibunya, Abidah Ma’shum, merupakan putri dari Nyai Hj. Khoiriyah Hasyim, putri sulung KH Hasyim Asy’ari.

Sementara ayahnya, KH Mahfudz Anwar (12 April 1912–20 Mei 1999), merupakan pendiri Pondok Pesantren Sunan Ampel Jombang.

Sebelum mendirikan pesantren tersebut, Mahfudz Anwar pernah memimpin sementara Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Seblak, Jombang, yang didirikan oleh KH Ma’shum Ali, yang juga merupakan guru sekaligus mertuanya.

Gus Kikin juga memiliki hubungan kekerabatan dengan sejumlah tokoh pesantren di Jawa Timur. Dari garis keturunan ayahnya, ia merupakan sepupu KH Anwar Manshur, pengasuh tertinggi Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, sejak 2014.

Menempuh Pendidikan di Pesantren hingga Perguruan Tinggi

Gus Kikin tumbuh dalam lingkungan pesantren yang didirikan oleh ayahnya. Ia menempuh pendidikan keagamaan di Pondok Pesantren Sunan Ampel Jombang dan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Seblak.