Koordinasi juga dilakukan bersama PVMBG Badan Geologi di Bandung, BPBD Provinsi NTT, serta Satlak Penanggulangan Bencana setempat.

Langkah tersebut diperlukan agar setiap perkembangan aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki dapat segera diketahui dan disampaikan kepada masyarakat.

Untuk memperoleh informasi yang akurat, masyarakat dapat mengakses informasi melalui Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki atau PVMBG Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Iklan

Nomor informasi PVMBG: 022-7272606.

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada Kamis pagi menghasilkan kolom abu setinggi sekitar 2.500 meter di atas puncak dan berlangsung selama sekitar dua menit.

Dengan status masih Level III Siaga, masyarakat diminta tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi, menggunakan masker saat terjadi hujan abu, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir lahar hujan saat hujan deras. (*/rnc)