Ia juga meminta ketersediaan air bersih dan sanitasi menjadi perhatian serius.

Sejumlah sumber air dilaporkan mengalami gangguan dan berpotensi tercemar akibat gempa. Kondisi tersebut membutuhkan langkah cepat untuk memastikan masyarakat di pengungsian memperoleh air yang aman.

Selain air bersih, fasilitas sanitasi seperti toilet portabel juga perlu disiapkan di sejumlah lokasi pengungsian.

Iklan

“Masih banyak daerah yang belum terjangkau dengan baik karena terkendala akses. Ini yang perlu kita prioritaskan selama masa tanggap darurat agar kebutuhan dasar masyarakat benar-benar bisa terpenuhi,” ujarnya.

Waspadai Penyakit di Lokasi Pengungsian

Gubernur Melki juga meminta seluruh pihak memperkuat upaya pencegahan penyakit di lokasi pengungsian.

Risiko penyakit seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), campak dan pertusis perlu diantisipasi sejak dini karena sebagian besar masyarakat masih tinggal bersama di dalam tenda pengungsian.

“Layanan kebutuhan dasar di lapangan semuanya mendesak dan semuanya penting. Karena itu, kita harus menentukan prioritas dan memastikan penanganannya berjalan dengan baik,” kata Melki.

Menurutnya, bantuan yang masuk untuk masyarakat terdampak cukup besar. Namun, distribusi bantuan membutuhkan data yang akurat dan terus diperbarui.