Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Dengan aktifnya sumber-sumber gempa lain di sekitar jalur patahan utama, aktivitas seismik tidak hanya terjadi pada bidang sesar utama, tetapi juga menyebar ke wilayah lain.
Pernah Terjadi pada Gempa Ambon
Fenomena off-fault seismicity bukan merupakan sesuatu yang sama sekali belum pernah terjadi.
Daryono menyebut kejadian serupa pernah terlihat setelah Gempa Ambon M6,5 pada 26 September 2019.
Saat itu, gempa utama memicu aktivitas sejumlah sesar aktif lain di sekitar sumber gempa sehingga jumlah gempa susulan tercatat lebih dari 3.000 kejadian.
Fenomena serupa juga pernah ditemukan dalam sejumlah gempa besar di berbagai negara.
Beberapa di antaranya adalah Gempa Ridgecrest California M7,1 pada 2019, Gempa Landers California M7,3 pada 1992, Gempa Kumamoto Jepang M7,3 pada 2016, serta Gempa Kaikōura Selandia Baru M7,8 pada 2016.
Gempa-gempa tersebut diketahui memicu aktivitas sesar lain di sekitar sumber gempa utama.
Aktivitas Gempa Flores Masih Perlu Diwaspadai
Tingginya aktivitas gempa susulan Flores menunjukkan bahwa proses penyesuaian tektonik pascagempa utama masih berlangsung.
Dengan jumlah yang telah mencapai 9.870 kejadian, rangkaian gempa Flores menjadi salah satu fenomena seismik yang menarik perhatian dari sisi kebencanaan maupun penelitian tektonik.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan