Menurutnya, gereja tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam aktivitas ibadah, tetapi juga harus hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan sosial dan bencana.

“Tugas gereja bukan saja beribadah, tetapi juga harus peduli dengan persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat. Kepedulian itu harus diwujudkan dengan kasih, karena hukum yang tertinggi dalam kehidupan bergereja adalah kasih,” ujar Didimus.

Ia menegaskan, ketika masyarakat mengalami bencana, gereja tidak boleh hanya menjadi penonton.

Gereja harus hadir bersama masyarakat yang sedang mengalami penderitaan, memberikan pertolongan sekaligus menghadirkan pengharapan.

“Ketika saudara-saudara kita mengalami bencana, gereja harus hadir. Bukan hanya melalui doa, tetapi juga melalui tindakan nyata. Inilah bentuk kasih yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.

Warga Dapat Pengobatan Gratis dan Pendampingan

Pelayanan di GBI Zoar Bajawa tidak hanya berfokus pada bantuan sosial.

Masyarakat juga mendapatkan pelayanan kesehatan melalui pengobatan gratis yang dilakukan tim medis. Pelayanan tersebut menjadi penting bagi warga yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan setelah mengalami dampak gempa.

Selain layanan kesehatan, Tim Bethel Peduli memberikan pendampingan kepada korban serta bimbingan spiritual melalui doa dan penguatan iman.