Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Dalam kunjungan ke Desa Wajomara, tim juga menemukan persoalan lain yang berpengaruh terhadap kesehatan warga, yakni keterbatasan air bersih.
Stok Obat Sempat Menipis
Tingginya kebutuhan pelayanan medis sempat menyebabkan stok obat-obatan tim menipis.
Namun, kondisi tersebut dapat diatasi setelah pasokan logistik tambahan tiba di Kabupaten Nagekeo pada 24 Agustus 2026.
Tambahan logistik tersebut membuat pelayanan kesehatan dapat terus berjalan untuk menjangkau warga terdampak gempa di sejumlah lokasi.
Pada 25 Agustus 2026, tim juga melakukan peninjauan langsung ke RSUD Aeramo bersama perwakilan Kementerian Kesehatan RI dan Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif Indonesia (PERDATIN) NTT.
Ketua Tim EMT Undana, dr. Deif Tunggal, Sp.An-TI, mengatakan tim sejak tiba di lokasi langsung memprioritaskan pencarian dan penanganan pasien kritis.
“Tiba di lokasi, kami langsung screening mencari pasien kritis. Karena stok awal sempat menipis akibat tingginya kebutuhan, tambahan logistik obat yang tiba pada 24 Agustus sangat menyokong pelayanan berkelanjutan,” ujar dr. Deif.
Tim Multidisiplin Turun ke Lokasi Pengungsian
Pelayanan kesehatan tersebut diperkuat personel multidisiplin yang dipimpin dr. Deif Tunggal, Sp.An-TI dari FKKH Undana.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan