Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ruteng, RakyatNTT.ID – Pencarian terhadap dua pelajar perempuan yang dilaporkan hilang dari rumah sejak Kamis, 30 Juli 2026, akhirnya berakhir. Keduanya ditemukan dalam keadaan selamat oleh Unit Jatanras Satreskrim Polres Manggarai pada Jumat malam, 7 Agustus 2026.
Dua pelajar tersebut masing-masing berinisial L.A.S. (16), warga Mena, Kelurahan Compang Tuke, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, serta S.M.L. (15), warga Mukun, Desa Golo Meni, Kecamatan Kota Komba Utara, Kabupaten Manggarai Timur.
Kabar ditemukannya kedua pelajar ini sekaligus mengakhiri pencarian yang berlangsung selama lebih dari satu minggu.
Polisi Bergerak setelah Menerima Laporan
Berdasarkan laporan yang diterima kepolisian, Unit Jatanras Satreskrim Polres Manggarai langsung melakukan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan kedua pelajar tersebut.
Tim mulai bergerak sekitar pukul 19.00 WITA pada Jumat, 7 Agustus 2026. Hanya berselang sekitar dua jam, polisi berhasil menemukan S.M.L. sekitar pukul 21.00 WITA.
S.M.L. ditemukan di sebuah rumah kos yang berada di wilayah Tenda, Kelurahan Tenda, Kecamatan Langke Rembong.
Petugas kemudian melakukan pengembangan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan L.A.S. Dari hasil pengembangan tersebut, L.A.S. akhirnya ditemukan di sebuah rumah kos lainnya di wilayah Rangkat, Kelurahan Watu, Kecamatan Langke Rembong.
Keduanya kemudian dibawa ke Polres Manggarai untuk dipertemukan kembali dengan orang tua masing-masing.
Kapolres Manggarai Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan
Kapolres Manggarai AKBP Levi Defriansah menegaskan, keberhasilan menemukan kedua pelajar tersebut merupakan bentuk respons cepat kepolisian dalam menindaklanjuti laporan masyarakat.
Menurutnya, laporan terkait keberadaan anak dan remaja harus mendapatkan perhatian serius karena menyangkut aspek keselamatan dan perlindungan mereka.
“Kami mengimbau para orang tua untuk terus meningkatkan pengawasan dan komunikasi dengan anak. Jika ada anggota keluarga yang tidak diketahui keberadaannya, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti,” ujar Levi.
Ia juga berharap kedua pelajar tersebut dapat kembali berkumpul bersama keluarga dan mendapatkan pendampingan serta perhatian yang diperlukan dari orang tua.
Keselamatan Anak jadi Tanggung Jawab Bersama
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi keluarga untuk membangun komunikasi yang terbuka dengan anak. Pengawasan orang tua dinilai tetap menjadi salah satu bagian penting dalam memastikan anak berada dalam lingkungan yang aman.
Di sisi lain, kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tidak menunda melaporkan anggota keluarga yang tidak diketahui keberadaannya.
Respons cepat sejak laporan diterima dapat membantu proses pencarian dan memperbesar peluang anak atau remaja ditemukan dalam kondisi selamat.
Berakhirnya pencarian dua pelajar perempuan di Manggarai ini pun membawa kelegaan bagi keluarga. Namun, peristiwa tersebut sekaligus menunjukkan bahwa perlindungan anak membutuhkan perhatian bersama, baik dari keluarga maupun lembaga negara. (rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan