Salah satunya melalui berbagai kegiatan daerah, termasuk pameran pembangunan yang tidak hanya menjadi ruang promosi UMKM, tetapi juga dimanfaatkan sebagai wadah penggalangan dana bagi masyarakat terdampak gempa.

Dari rangkaian aksi tersebut, terkumpul donasi sekitar Rp1,3 miliar. Hampir separuh dari total bantuan tunai itu berasal dari kontribusi langsung ASN dan pejabat di lingkungan Pemprov NTT.

Menurut Melki, solidaritas tidak harus diwujudkan dengan menghentikan seluruh aktivitas. Masyarakat tetap perlu menjalankan kehidupan secara normal sembari menunjukkan kepedulian terhadap saudara-saudara yang sedang menghadapi bencana.

“Kehidupan harus seperti itu. Kita tidak boleh semuanya ikut berduka dengan cara yang sama. Tapi kita bisa ikut merasakan duka Flores dengan cara kita, aktivitas kita buat normal seperti biasa, tapi spiritnya dalam konteks semangat solidaritas Flores,” ujar Melki.

Gubernur Optimistis Pemulihan Flores Bisa Dipercepat

Gubernur NTT optimistis proses rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak gempa di Flores dapat berlangsung lebih cepat apabila seluruh elemen bergerak secara bersama-sama.

Kolaborasi tersebut, kata dia, harus melibatkan Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi NTT, pemerintah kabupaten/kota, ASN, masyarakat, hingga warga NTT yang berada di luar daerah maupun luar negeri.