Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Teguh menegaskan, pelayanan administrasi kependudukan harus tetap berjalan meskipun masyarakat sedang berada dalam situasi darurat.
“Dalam situasi bencana, negara harus hadir sedekat mungkin dengan masyarakat. Pelayanan administrasi kependudukan tidak boleh berhenti hanya karena warga sedang berada di pengungsian atau fasilitas pelayanan mengalami gangguan,” ujar Teguh Setyabudi.
Enam Tim Dukcapil Dikerahkan ke Tujuh Kabupaten
Ditjen Dukcapil Kemendagri mengerahkan enam tim pelayanan ke tujuh kabupaten yang terdampak gempa di Pulau Flores.
Ketujuh daerah tersebut yakni Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, Ngada, Nagekeo, Ende, dan Sikka.
Pelayanan dijadwalkan berlangsung pada 24 hingga 27 Agustus 2026.
Pengerahan tim tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan administrasi kependudukan masyarakat yang terdampak bencana.
Dokumen kependudukan memiliki peran penting bagi warga terdampak karena diperlukan untuk mengakses berbagai layanan pemerintah, termasuk bantuan sosial, pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga berbagai keperluan administrasi lainnya.
Bupati Ende Apresiasi Layanan Jemput Bola
Bupati Ende, Yoseph Tote Badeoda, turut memantau langsung kegiatan pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat terdampak gempa.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan