Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Keempatnya meliputi penghapusan hambatan finansial masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan, penguatan tindakan preventif dan promotif melalui deteksi dini, penurunan angka kesakitan dan kematian, serta mewujudkan keadilan sosial dalam akses pelayanan kesehatan.
Namun, capaian program tersebut masih perlu ditingkatkan.
Berdasarkan evaluasi hingga 30 Juli 2026, cakupan CKG di Kabupaten Sabu Raijua baru mencapai 23 persen. Angka tersebut masih jauh dari target nasional sebesar 46 persen pada akhir 2026.
“Berdasarkan laporan evaluasi per 30 Juli 2026, capaian CKG di Kabupaten Sabu Raijua saat ini berada pada angka 23 persen. Kita mengapresiasi kerja keras seluruh tenaga kesehatan dan lintas sektor, namun kita tidak boleh cepat puas karena target nasional yang harus dikejar di akhir tahun 2026 adalah sebesar 46 persen,” tegas Sekda saat membacakan amanat Bupati.
Ia meminta seluruh pihak memanfaatkan waktu yang tersisa dengan memperkuat strategi pelayanan langsung kepada masyarakat.
“Sisa waktu ini harus kita optimalkan dengan strategi jemput bola dan gotong royong,” lanjutnya.
Tiga Instruksi Percepat Pelayanan Kesehatan
Untuk mengejar target tersebut, Pemkab Sabu Raijua mengeluarkan tiga instruksi penting kepada jajaran terkait.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan